Senin, 09 Januari 2012
mengeluh
berani itu mudah sebenarnya hanya perlu kejujuran.
kenapa diri ini mudah untuk berubah rubah sikap, kenapa telinga ini begitu tuli, kenapa.
Kamis, 22 Desember 2011
Menjadi Manusia Ultra-7 Kiat Produktif Dalam Waktu Terbatas
You probably don’t want to admit it but you love distractions. In fact, just like monkeys, you get a shot of dopamine every time something pulls you in another direction. Why do you think you check your email so much?
Want to be more productive and get your focus back? There are no secret tricks here… do one thing at a time. Stop multitasking—it’s just another form of distraction.
Easier said than done, I know.
Recently I sat down with Tony Wong, a project management blackbelt whose client list includes Toyota, Honda, and Disney, to name a few. He’s an expert in keeping people on task, so I thought he’d be a good person to ask.
Here are his tips for staying productive:
- Work backwards from goals to milestones to tasks. Writing “launch company website” at the top of your to-do list is a sure way to make sure you never get it done. Break down the work into smaller and smaller chunks until you have specific tasks that can be accomplished in a few hours or less: Sketch a wireframe, outline an introduction for the homepage video, etc. That’s how you set goals and actually succeed in crossing them off your list.
- Stop multi-tasking. No, seriously—stop. Switching from task to task quickly does not work. In fact, changing tasks more than 10 times in a day makes you dumber than being stoned. When you’re stoned, your IQ drops by five points. When you multitask, it drops by an average of 10 points, 15 for men, five for women (yes, men are three times as bad at multitasking than women).
- Be militant about eliminating distractions. Lock your door, put a sign up, turn off your phone, texts, email, and instant messaging. In fact, if you know you may sneak a peek at your email, set it to offline mode, or even turn off your Internet connection. Go to a quiet area and focus on completing one task.
- Schedule your email. Pick two or three times during the day when you’re going to use your email. Checking your email constantly throughout the day creates a ton of noise and kills your productivity.
- Use the phone. Email isn’t meant for conversations. Don’t reply more than twice to an email. Pick up the phone instead.
- Work on your own agenda. Don’t let something else set your day. Most people go right to their emails and start freaking out. You will end up at inbox-zero, but accomplish nothing. After you wake up, drink water so you rehydrate, eat a good breakfast to replenish your glucose, then set prioritized goals for the rest of your day.
- Work in 60 to 90 minute intervals. Your brain uses up more glucose than any other bodily activity. Typically you will have spent most of it after 60-90 minutes. (That’s why you feel so burned out after super long meetings.) So take a break: Get up, go for a walk, have a snack, do something completely different to recharge. And yes, that means you need an extra hour for breaks, not including lunch, so if you’re required to get eight hours of work done each day, plan to be there for 9.5-10 hours.
Bagaimana Cara Memotivasi Diri Menjadi Luar Biasa
Kiat-kiat sederhana berikut ini akan membuatmu tetap bersemangat melalui liburan dan tentu saja menjadikan anda siap kembali untuk berprestasi menghadapi awal tahun nanti.
Sebentar lagi kita akan menghadapi akhir tahun dengan berbagai agendanya. Saya kira sudah sepantasnya memberikan hadiah kecil kepada anda dan saya sendiri, dengan sebuah barisan tips yang penulisnya telah jamin sendiri. Jangan khawatir tentu saja akan membuat anda dan saya lebih berhasil lebih bersemangat pada tahun mendatang.
Bersiaplah, fokus, tersenyumlah, akui kebenaran dalam tulisan ini. Ini dia 14 kiat sederhana untuk membuat diri anda dan saya memiliki motivasi yang tetap terjaga :
1. Kondisikan pikiran anda. Latih diri untuk berpikir positif sekaligus dalam usaha menghindari pikiran yang tidak perlu.
2. Kondisikan badan anda. Tentu saja dibutuhkan kekuatan fisik untuk beraktivitas. Luangkan anggaran untuk makanan dan berolahraga, jalani seperti layaknya menjalankan sebuah perencaan bisnis.
3. Hindari orang-orang negatif. Mereka akan menghusap energi anda dan saya serta tentu saja akan membuang waktu anda, jadi berkumpul dengan mereka itu seperti menembak kaki anda sendiri.4. Cari dan berkumpul lah dengan orang-orang yang memiliki motivasi. Energi positif mereka akan menyamankan diri anda dalam keadaan termotivasi, anda dan saya dapat juga sekalian meniru strategi sukses mereka.
5. Miliki tujuan, dan tetap luwes. Tidak boleh ada perencanaan yang lebih kaku dari beton, mari buat rencana-rencana yang luwes dan tetap memperhatikan kemana tujuan kita.
6. Aksi dengan maksud yang tinggi. Segala aktivitas yang tidak mendukung tujuan tertinggi anda adalah usaha yang sia-sia dan harus dihindari.
7. Bertanggungjawab atas hasil kerja sendiri. Jika masih menggantungkan diri kita terhadap keberuntungan, takdir ataupun intervensi 'ajaib', alasan akan selalu hadir. Dan berdoalah untuk mensugesti pikiran anda dengan hal positif.
8. Melentinglah lewati batasan masa lalu dalam kegiatan sehari-hari. Menjalani kebiasaan lama dan familiar adalah jalan menuju kondisi tua. Melenting membuat anda dan saya bertumbuh dan berkembang.
9. Rayakan kegagalan anda. Pelajaran paling berharga dalam hidup anda dan saya itu hadir dari sesuatu yang tidak kita raih. Luangkan sejenak waktu memahami kenapa itu terjadi.10. Anggaplah kesuksesan sebagai hal biasa. Kesuksesan bukan jadi alasan untuk lengah. Bersyukurlah dan berterimakasihlah kepada orang disekitar anda.
11. Perkuat tujuan anda. Tujuan adalah ruh dari sebuah pencapaian, berhentilah mencoba, dan katakan kepada diri anda bahwa anda membutuhkan tujuan itu.
12. Perlakukan kemalasan sebagai satu-satunya kegagalan yang nyata. Diam tanpa aksi dan tujuan, adalah kegagalan pada awalnya, tak ada pelajaran apapun yang dapat diraih. Bergeraklah.
13. Berpikirlah sebelum berbicara. Keep silent rather than express something that doesn’t serve your purpose.
14. DO IT NOW! Fokus kerja pada pencapaian pengembangan diri. Pertimbangan dan Keberanian dalam satu paket.
Selasa, 13 Desember 2011
Pagi 14 December 2011
Akui saja banyak diantara kita yang bangun dengan perasaan bersyukur berbahagia, satu hal yang mungkin jadi penyebab semua ini, yaitu kita terlalu sibuk dan lupa untuk berdoa sebagai ungkapan rasa syukur. Jadi pertanyaannya bersyukur mendahului doa atau berdoa mendahului syukur. Kedua nya Vice Versa saling melengkapi karena rasa syukur itu terkadang hilang di tengah himpitan hidup, sedangkan makna doa akan mengingatkan kita untuk selalu bersyukur.
Terimakasih TUHAN kau telah membangunkanku dari tidurku, kau telah menjagaku sepanjang tidurku, dan kau telah menjadikan tidurku begitu nyenyak, terimakasih TUHAN atas kemewahan ini.
Selasa 13 Desember
Kadang yang namanya badan itu lucu. Sejenak dia bersemangat, sejenak dia lelah, lalu tiba-tiba karena perasaan takut badan ini tergolek malas di atas kasur. Sebenarnya malas itu yang menyebabkan takut ataukah karena takut badan itu menjadi malas. Sepertinya perasaan takut itu harus dilawan. Perasaan takut ini hadir dari perasaan bersalah, dan menyalahkan diri, memikirkan bahwa efek yang hadir jika melakukan ini pasti lah buruk, logika ku juga mengatakan demikian, respon pasti buruk. Tapi ................. sampai kapan mau terus mempertahankan stagnansi, sedangkan waktu terus berjalan, dan perasaan sedih pun muncul saat ini melihat kondisi yang demikian.
Aku harus percaya, dan berani memulai lagi.
yap sudah untuk hari ini, sampai ketemu besok.
Percayai dan katakan sugesti ini pada diri sendiri, "aku tertidur nyenyak malam ini, karena segala kerisauaan telah sirna dimakan sang malam"
Percayalah tidak ada yang salah.